Mode baca nyaman • Inter (body) + Poppins (judul)
GIANYAR – Gema selawat dan untaian doa kembali menyejukkan suasana di jantung Kota Seni. Masjid Agung Al-A’la Kabupaten Gianyar secara rutin menyelenggarakan Pengajian Bulanan yang mengkaji salah satu literatur spiritualitas Islam yang paling fenomenal, yakni Kitab Syarah Ratibul Haddad.
Kajian yang dinantikan oleh umat Muslim di seputaran Gianyar ini menghadirkan narasumber ahli di bidangnya, Ustadz Muhammad Yusuf, S.I.F., seorang ulama muda yang didatangkan langsung dari Karangasem.
Menyelami Kedalaman Sanad dan Makna
Ratibul Haddad, karya agung Al-Imam Al-Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad, bukan sekadar kumpulan zikir biasa. Dalam kajian ini, Ustadz Muhammad Yusuf membedah isi kitab Syarah (penjelasan) secara mendalam, memberikan pemahaman kepada jemaah mengenai:
Asrar (Rahasia) di balik setiap ayat dan doa: Mengapa bacaan tertentu harus diulang dan apa manfaat spiritualnya bagi kehidupan sehari-hari.
Benteng Diri: Bagaimana amalan ini menjadi perisai dari gangguan batin, kesulitan hidup, dan penguat iman di tengah dinamika zaman.
Adab Berzikir: Menekankan pentingnya kehadiran hati (khusyuk) agar zikir tidak hanya berhenti di lisan, tetapi meresap ke dalam jiwa.
Menjaga Tradisi, Mempererat Silaturahmi
Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Agung Al-A’la menyampaikan bahwa pengajian rutin ini merupakan bagian dari visi masjid untuk menjadi pusat literasi keislaman di Gianyar.
"Kehadiran Ustadz Muhammad Yusuf dari Karangasem membawa nuansa keilmuan yang segar. Beliau mampu menjelaskan syarah kitab yang klasik dengan bahasa yang relevan bagi jemaah lintas generasi," ujar salah satu pengurus masjid.
Selain sebagai sarana menuntut ilmu (Tholabul 'Ilmi), momentum pengajian bulanan ini juga menjadi ajang silaturahmi akbar bagi warga Muslim dari berbagai penjuru kecamatan di Gianyar. Suasana hangat tampak saat jemaah menyimak penjelasan ustaz dengan khidmat, diikuti dengan sesi tanya jawab yang interaktif.
Jadwal dan Undangan Terbuka
Pengajian ini bersifat terbuka untuk umum, baik bagi jemaah laki-laki maupun perempuan. DKM Masjid Agung Al-A’la mengundang seluruh lapisan masyarakat untuk hadir dalam majelis ilmu ini guna mempertebal ketakwaan dan menjaga keharmonisan spiritual di tanah Gianyar.
Dengan rutin mengkaji kitab para salafus shalih, diharapkan umat Islam di Gianyar tidak hanya kuat secara kuantitas, tetapi juga memiliki kedalaman pemahaman agama yang moderat dan menyejukkan.